Pemograman C++

 

Contoh Pemograman Bahasa C ++

By Admin Bodong

 

Setiap kali kita deklarasikan suatu variabel, belum tentu variabel tersebut dikenal di setiap function yang kita buat. Contoh:

#include <iostream.h>

#include <conio.h>

void cetak();

void main()

{

    int a; a = 10; cout << “Nilai a = “ << a << endl;

    cetak();

}

void cetak()

{

a++; cout << “Nilai a = “ << a << endl;

}

 

Ketika program di atas dicompile, akan terdapat error yaitu variabel a dalam function cetak() undefined. Artinya bahwa variabel a tidak dikenal dalam cetak(). Variabel a hanya dikenal dalam program utama/ function main() saja. Maka dalam hal ini variabel a disebut variabel lokal (hanya dikenal dalam function yang di dalamnya didefinisikan a tersebut).

Selanjutnya program di atas diubah sbb:

#include <iostream.h>

#include <conio.h>

int a;

void cetak();

void main()

{

a = 10;

cout << “Nilai a = “ << endl;

cetak();

}

void cetak()

{

a++;

cout << “Nilai a = “ << endl;

}

 

Apabila program di atas dijalankan maka akan tampil: Nilai a = 10 Nilai a = 11

Pada program di atas, variabel a disebut variabel global karena variabel tersebut dapat dikenali di setiap function yang ada.

Bagaimana dengan yang ini???

</pre>

#include <iostream.h>

 

#include <conio.h>

 

int a;

 

void cetak();

 

void main()

 

{

 

a = 10;

 

cout << “Nilai a = “ << a << endl;

 

cetak();

 

}

 

void cetak()

 

{

 

a++;

 

cout << “Nilai a = “ << a << endl;

<pre>}

 

Apabila program di atas dijalankan, hasilnya adalah:

Nilai a = 10 Nilai a = 747

 

Hasil di atas menunjukkan bahwa meskipun nama variabelnya sama-sama a, tapi kedua variabel a tersebut berbeda. Setiap variabel a tersebut hanya dikenali di functionnya masing-masing (tidak terkait satu dengan yang lain).

000webhost logo